Skip to Content

Sambutlah Kepulangan Kami

 Judul Buku: Sambutlah Kepulangan Kami
 Penulis: Iva Kasuma, Thaufiek Zulbahary, Kiki Febriyanti, Wawan Suwandi
Penerbit: Yayasan Jurnal Perempuan, Juli 2011
Tebal: vii + 164 halaman
Cetakan: Pertama
ISBN: 978-979-3520-12-4
 
 
“Perjalanan dari sana satu malam satu hari, diperjalanan, di tengah-tengah jalan kita diminta uang, satu juta, jadi berapa kan abisnya? Satu juta lebih! Saya terpaksa kasih, abisnya ya, itu di tengah-tengah hutan.” (Neng, mantan TKW asal Cianjur)
“Jika memang pengelola Terminal 4 ini tidak serius sebaiknya diganti saja. Tapi, kalau memang tidak bisa menyelesaikan persoalan, Terminal 4 sebaiknya ditutup saja!” (Menakertrans, Muhamaimin Iskandar)

Persoalan yang membelit Tenaga Kerja Indonesia (TKI), terutama Tenaga Kerja Wanita (TKW) bisa dikatakan paripurna. Lapis persoalan yang mereka hadapi dimulai dari perekrutan, penampungan, penempatan, dan saat kepulangan, semuanya terdapat celah terjadinya 3 P, yakni, penipuan, pemerasan dan pelecehan.
 
Dalam proses kepulangan TKI, banyak sekali uang yang berputar. Sementara TKI yang eksistensinya distigma sebagai orang kampung, lugu, bodoh dan sedang memiliki banyak uang, sebagaimana petikan wawancara di atas. Akibatnya 3 P di atas (penipuan, pemerasan dan pelecehan) rentan terjadi oleh TKI yang baru pulang dari luar negeri.
 
Melihat persoalan yang membelit TKI, pemerintah atas nama “perlindungan” kemudian membuat kebijakan dengan membentuk BNP2TKI dan membuat area khusus bagi TKI yang baru mendarat di Bandara Sukarno Hatta, Tangerang. Para TKI yang mendarat di Terminal 2, “digiring” menuju Gedung Pencatatan Kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (GPKTKI) atau yang biasa disebut Terminal 4.
 
Lalu selesaikah persoalan TKI dengan mengkarantina TKI di terminal khusus tersebut? Apakah mereka bebas dari 3 P di atas? Diskriminatifkah pemerintah yang melarang TKI dijemput oleh keluarganya dan bebas memilih pulang dari terminal yang ia sukai? Bila persoalan TKI ternyata tidak bisa juga diminimalisir, masih patutkah Terminal 4 dipertahankan?
 
Buku yang berjudul: Sambutlah Kepulangan Kami, yang diterbitkan oleh Yayasan Jurnal Perempuan, mencoba membuka tabir terminal khusus TKI yang selama ini tertutup bagi masyarakat umum. Buku ini berusaha mempotret secara khusus tentang kepulangan TKI yang melalui Terminal 4 dengan cara terjun langsung ke lapangan dan wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait dalam persoalan kepulangan TKI, serta memuat pandangan sejumlah tokoh dan pegiat isu trafficking tentang perlu dan tidaknya keberadaan terminal khusus TKI.

 
 

SKU: 02190011
Price: Rp30,000.00
Rp30,000.00